RSS

Gerakan 3A

24 Jan

20120124-225140.jpgKemiskinan merupakan salah satu isu penting di Nusa Tenggara Barat yang sifatnya kompleks dan multi dimensional. Jumlah penduduk miskin di Nusa Tenggara Barat masih berada di atas rata-rata penduduk miskin secara nasional. Pada tahun 2001 jumlah dan persentase penduduk miskin di NTB mencapai 1.175.500 jiwa atau sekitar 30,43 persen mengalami penurunan dari tahun ke tahun hingga mencapai 1.031.605 jiwa atau 25,26 persen pada tahun 2004. Namun dengan adanya kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok akibat kenaikan BBM tahun 2005, maka jumlah dan persentase penduduk miskin di NTB pada tahun
2005 dan 2006 mengalami kenaikan yaitu sebanyak 1.136.524 jiwa (25,92%) pada tahun 2005 menjadi 1.156.144 (27,17%) tahun 2006. Sejak tahun 2007 sampai tahun 2010 angka kemiskinan terus mengalami penurunan yaitu 1.118.452 jiwa (24,99%) tahun 2007 menjadi 1.080.613 (23,81%) tahun 2008, 1.050.948 (22,78%) tahun 2009 dan 1.009.352 (21,55%) pada tahun 2010. Angka penurunan jumlah penduduk miskin sejak tahun 2007 terbesar terjadi pada bulan Maret 2009 hingga Maret 2010 yaitu mencapai 1,23% atau diatas rata-rata angka penurunan kemiskinan nasional yaitu 0,82%. Hal ini dapat ditengarai sebagai hasil dari pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan baik dari Pemerintah Pusat seperti, PNPM Mandiri Perdesaan, PNPM Mandiri Perkotaan, P2SPP , Pisew, maupun program lain yang dijalankan oleh Pemerintah Daerah.

Secara umum kondisi kemiskinan di Nusa Tenggara Barat disebabkan oleh kurang memadainya kondisi fisik/alam, ekonomi, politik, infrastruktur maupun sosial budaya. Kondisi fisik/alam di Nusa Tenggara Barat, sebagian besar lahan kering dan tadah hujan sehingga produktifitas yang rendah. Disamping itu rendahnya kepemilikan/penguasaan/akses terhadap faktor produksi terutama lahan dan modal menyebabkan sebagian masyarakat memanfaatkan anggota keluarga untuk bekerja dan mencari nafkah sebagai buruh (buruh tani, nelayan, bangunan dan lain-lain).

Kemiskinan dari sisi ekonomi disebabkan oleh masih rendahnya kemampuan masyarakat dalam meraih berbagai peluang usaha ekonomi produktif. Hal ini terjadi karena rendahnya kemampuan dalam mengakses permodalan, dan penguasaan aset produksi yang terbatas. Penyebab kemiskinan lainnya adalah kurangnya akses masyarakat terhadap sarana dan prasarana dasar seperti sarana pendidikan, kesehatan dan transportasi. Ketidakmampuan masyarakat untuk mengakses sarana dan prasarana dasar seperti diatas menyebabkan mereka tetap berada pada kondisi ketidakmampuan untuk bersaing dalam hal pengetahuan, derajat kesehatan dan hubungan interaksi dengan masyarakat yang lebih maju. Dalam memecahkan masalah kemiskinan diperlukan adanya pemahaman terhadap “suara masyarakat miskin” itu sendiri. Selain itu, juga perlu ada penghormatan, perlindungan dan pemenuhan terhadap hak-hak dasar masyarakat, yaitu hak untuk memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan yang layak.

Dilihat dari aspek kesehatan, kemiskinan antara lain ditandai oleh kondisi kurang gizi, Angka Kematian Ibu Melahirkan (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) masih cukup tinggi, kondisi perumahan yang kurang/tidak layak huni, serta ketidakmampuan untuk meraih pelayanan kesehatan dan air bersih. Angka Kematian Ibu(AKI) tahun 2009 sebanyak 121 jiwa dan tahun 2010 sampai dengan bulan Mei sebanyak 52 jiwa. Penyebab utama kematian ibu adalah karena pendarahan 33,9% dan eklampsia 18,2%. Sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) pada tahun 2009 sebanyak 1.216 jiwa dan tahun 2010 sampai bulan Mei sebesar 470 jiwa. Penyebab utama kematian bayi adalah Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) 48,3% dan asfiksia 19,5%.

Untuk mengatasi masalah pendidikan dan kesehatan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB telah membuat berbagai program dan kebijakan diantaranya melalui Gerakan 3 A sebagai Klaster I penanggulangan kemiskinan. Diharapkan keluarga miskin tidak melahirkan generasi miskin berikutnya dengan adanya intervensi program pendidikan dan kesehatan.

 
Leave a comment

Posted by on 24 January, 2012 in Program Kemiskinan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: